Pengantar Database
Apa itu Database?
Database yang juga dikenal sebagai Basis Data, terdiri dari kata basis data. Data merupakan catatan atas kumpulan fakta yang mewakili suatu objek. Data masih bersifat mentah dan tidak mewakili konteks. Sedangkan basis atau base diartikan sebagai markas, tempat berkumpul dari suatu objek atau representasi objek. Banyak definisi yang digunakan untuk menjelaskan istilah basis data. disini disimpulkan bahwa Basis Data menurut Chou adalah “kumpulan data yang saling berkaitan dan terorganisasi dengan baik sehingga mudah untuk disimpan dan dimanipulasi”. Sedangkan menurut Date, basis data dianggap sebagai “Tempat untuk sekumpulan berkas data terkomputerisasi, dengan tujuan utama memelihara informasi dan membuat informasi tersebut tersedia saat dibutuhkan”.
Dalam Database juga terdapat struktur tabel database, lalu apakah struktur tabel dalam database? Struktur Tabel merupakan suatu tempat penyimpanan data. Penciptaan tabel dilakukan dengan menentukan struktur tabel. Field struktur disebut juga sebagai kolom atau attribut. Setelah struktur terbentuk selanjutnya dapat diisikan data pada setiap field. Berikut ini adalah contoh dari Struktur tabel dalam database.
- Operational Database atau sistem manajemen basis data operasional biasa digunakan untuk memperbarui data secara real-time. Tak hanya sekedar melihat datanya saja, tipe basis data ini memungkinkan pengguna untuk memodifikasi data seperti menambah, mengubah, dan menghapus data secara real-time.
Analytical Database, tipe analytical database merupakan database yang dapat menyimpan dan mengelola big data, termasuk bisnis, pasar, dan data pelanggan untuk analisis business intelligence (BI).
- Data Warehouse, Sesuai dengan namanya, data warehouse (DW) memiliki tujuan untuk menyimpan data dari waktu ke waktu. Data yang tersimpan merupakan database operasional. Basis data pada warehouse bisa menjadi sumber utama dalam mencari informasi yang telah diperiksa, diubah, dan terintegrasi.
- Distributed Database, terdiri dari dua berkas atau lebih serta terletak di situs yang berbeda, baik di jaringan yang sama maupun di jaringan yang berbeda sama sekali . Ia memiliki fungsi untuk mengelompokkan setiap departemen melalui fungsi divisi. Pada penerapannya, sistem ini digunakan untuk mendistribusikan database melalui workgroup locale di kantor regional, kantor cabang, serta lokasi kerja lainnya yang berkaitan.
- End-User Database, merupakan basis data yang dikembangkan oleh end-user itu sendiri melalui workstation mereka. Berbagai jenis berkas data dibuat sendiri dengan menggunakan prosedur tersendiri. Contoh model dari end-user database adalah word processing, spreadsheet hingga download file.
- Real-time database, adalah model data yang sistem pengolahannya dibuat guna menangani beban kerja suatu lembaga besar seperti negara. Pengolahan data tersebut bisa berubah-ubah sesuai dengan permintaan dan bersifat terus-menerus. Seperti berubahnya harga mata uang dollar yang berubah setiap menit. Di balik itu semua, terdapat basis data real-time yang bekerja dengan cepat.
- Relational Database, Dalam sistem manajemen basis data relasional (RDBMS), hubungan setiap data memiliki sifat yang relasional serta tersimpan dalam bentuk kolom dan baris. Kolom dihasilkan dari tabel yang memiliki atribut dan baris dalam tabel mewakili catatan. Setiap bidang dalam tabel juga mewakili nilai data. Database relasional merupakan tipe database yang paling populer dan sering digunakan. Beberapa produk yang biasa digunakan adalah Oracle, SQL Server, MySQL, IBM DB2, dan SQLite.
- External database, adalah basis data yang menyediakan akses untuk pihak eksternal. Seperti sebuah layanan komersial yang meminta feedback berupa biaya untuk mengakses sebuah produk jasa. Akses tersebut bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada sumber informasi karena telah membuat informasi penting bagi end-user.
- Navigational Database, Melalui basis data navigasi, pengguna bisa menemukan informasi yang dituju dengan memberikan sebuah kata kunci yang sesuai. Biasanya, informasi tersebut berupa objek yang ditemukan melalui beberapa referensi.
- Hypermedia Database, Basis data tipe ini memungkinkan berbagai laman multimedia yang saling berhubungan dan bisa diakses dengan fitur hyperlink. Melalui “home page”, laman web lainnya dapat dihubungkan dengan cara menambah kode alamat URL sumber lainnya. Media ini bisa berupa teks, gambar, video, musik, grafik, dan sebagainya.
- In Memory Database, Basis data selanjutnya merupakan basis data memori yang terdapat pada perangkat keras. Basis data ini sangat bergantung pada memori utama dan sistem kerjanya berbeda jika menggunakan disk yang berbasis manajemen penyimpanan. Menggunakan memori utama, basis data akan bekerja lebih cepat melalui optimasi algoritma internal sederhana. Hal tersebut dikarenakan penggunaan CPU yang sangat ringan untuk mengeksekusi instruksi.
- Document Oriented Database, Basis data yang berorientasi pada dokumen merupakan bahasa komputer yang dibuat untuk dokumen. Sistem ini tidak menyimpan data dalam format tabel dengan ukuran seragam di setiap rekamannya seperti relational database. Document oriented database menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki keunikan khusus. Sejumlah field apapun dapat ditambahkan melalui dokumen. Field tersebut juga dapat diisi dengan beberapa bagian data.

Komentar
Posting Komentar